Nur Muhammad Saw

Awal penciptaan alam semesta
Nur muhammad Saw.
NUR MUHAMMAD SAW

Penulis: Ustadz Salim bin Usman
Penerbit: M.A. JAYA
Cetakan: Januari, 1980
Ukuran Buku: 14,5x29,5 cm
Jumlah Halaman: 111
Berat: 150 gram

DESKRIPSI

Kalau kita perhatikan isi alam dunia yang kita saksikan kenyataannya dari mulai pemandangan yang terwujud di langit seperti: matahari, bulan dan bintang-bintangnya dan sebagainya dan begitu pula yang di bumi seperti: gunung-gunung serta bukit-bukitnya, tumbuh-tumbuhan, lautan yang luas, maka dengan sendirinya terlintas pada fikiran kita bahwa sekaliannya tentu ada yang Maha Penciptanya. Bagi kita umat Islam sama mempercayai, bahwa penciptanya itu adalah Allah swt. Adapun cara Allah swt. menciptakannya itu dari yang kelihatan hingga yang tidak dapat dilihat oleh panca indera/barang yang ghaib.

Maka pada buku ini telah tersusun satu persatu dari mulai penciptaan cahaya Nabi Muhammad saw., sebelum terjadinya alam semesta serta isinya dan sehingga alam yang ghaib-ghaib seperti: tujuh lapis langit dan bumi serta isinya, syurga dan neraka serta isinya, dan lain-lainnya.

Semoga menjadi pedoman bagi kita serta menambah keyakinan keimanan kita kepada Allah swt. Amin.[]
Dan hanya Allah Yang Maha Mengetahui apa yang benar.

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Sirrul Asrar, The Secret of Secrets

Kitab Tasawuf, Syekh Abdul Qodir al-Jailani ra.
Sirrul Asrar, The Secret of Secrets
SIRRUL ASRAR, THE SECRET OF SECRETS

Spesifikasi
ISBN: 9786021583265
Penulis: Syekh Abdul Qadir al-Jailani
Penerbit: Turos Pustaka
Jumlah Halaman: 268
Kertas: Bookpaper
Ukuran: 15 x 23 cm
Berat: 300 Gram

Deskripsi

Banyak sekali ulama yang telah menulis kitab tasawuf, namun tak banyak yang mampu menjelaskan sedalam dan segamblang Tuan Syekh Abdul Qadir al-Jailani ra. (1078-1166). Buku berjudul asli Sirrul Asrar ini merupakan salah satu karya yang paling berhasil menjelaskan secara detail pengalaman dan tahapan-tahapan spritiual seseorang untuk mencapai Tarekat dan Makrifat hingga mencapai Hakikat Allah. Sebuah rujukan utama ilmu tasawuf yang ditulis sejak 1000 tahun lalu, sebagai bekal untuk menjadi kekasih Allah.

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Hidayatus Salikin

Syekh Abdusshomad Al Falimbani
Hidayatus Salikin
HIDAYATUS SALIKIN

Karya Syekh Abdus Shomad Al Falimbani
Penerbit : Pustaka Hikmah Perdana
Ukuran : 21 x 15 cm, 256 hlm.
ISBN : 979-97209-1-5
Cetakan ke-3, Agustus 2013

DESKRIPSI

Imam Al-Ghazali, adalah figur yang boleh dikata mayoritas umat Islam mengamini intelektualitasnya. Dalam hal berkarya, bahkan ada yang mensinyalir melebihi angka empat ratus judul buku, baik dalam bentuk karya utuh maupun rasail, dengan sebagian besar menjadi rujukan ummat Islam. Umumnya karya-karya beliau yang monumental adalah yang bercorak sufisme, sebagai potret labuhan pemikirannya setelah mencoba memasuki wilayah kalam, bathiniyah, theologi dan filsafat yang membentur tembok dan tidak menemukan jalan yang mampu mencerahkan bathin dan pemikirannya.

Belakangan kita bisa menjumpai banyak karya-karya beliau yang sudah dialih bahasakan kedalam berbagai bahasa. Para pemikir modern pun berlomba-lomba mencoba memberikan anotasi, mensyarahi, meringkasnya, bahkan ada pula yang memetik sarinya saja.

Buku yang ada ditangan pembaca ini, adalah salah satu dari karya sebagian pemikiran Imam Al-Ghazali dalam bentuk yang terakhir diatas. Dengan mengupas total pemikiran sang maestro dari karyanya Bidayatul Hidayah, penulis buku ini banyak mengupas metode dan sistematika beribadah kepada sang Khaliq maupun cara bermuamalah yang benar di tengah masyarakat. Didalamnya diulas secara apik mulai dari amaliyah nyata, seperti: adab wudhu, shalat dan puasa, diikuti dengan cara menjauhi maksiat, amaliyah hati, keutamaan dzikir dan bertaqartub kepada Allah Swt., seperti: adab orang alim, belajar, berteman dan lain sebagainya.

Menariknya lagi, buku ini ditulis oleh pemikir dan intelektual muslim asli Indonesia, As-Syaikh Abdusshomad Al-Falimbani, sehingga ulasan dan analisisnya sangat pas dan tidak jauh dari kondisi masyarakat kita. Sebuah karya yang membumi untuk muslim Indonesia.

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Kitab Sholawat Basya'irul Khoirot

Syekh Abdul Qodir Al Jailani Ra.
Basya'irul Khoirot
KITAB SHOLAWAT BASYA'IRUL KHOIROT

Karya Syekh Abdul Qodir Al Jailani Ra.
Penerbit : Nurasa
Ukuran : 8 x 12 Cm, 36 hlm.
HVS, Soft Cover

BASYA'IRUL KHOIROT

(Kabar Gembira tentang Berbagai Kebaikan)

Diriwayatkan dari Syaikhul Ummah, Imamul A’immah, pemimpin para wali, Quthub dari semua Quthub, Sayyidi Syekh Abdul Qodir al-Jailani Ra., bahwa beliau berkata kepada salah seorang sahabatnya : “Terimalah shalawat ini dariku, karena aku menerimanya melalui ilham dari Allah Swt., lalu aku menunjukkannya kepada Rasulullah Saw. Aku hendak menanyakan kepada beliau mengenai manfaat khusus shalawat tersebut, namun beliau menjawab sebelum aku menanyakannya. Beliau Saw. berkata kepadaku : “Shalawat ini mempunyai manfaat khusus yang begitu dahsyat untuk diperhitungkan. Ia mengangkat orang yang mengamalkannya ke derajat yang amat tinggi, dan menjadikan mereka mencapai tujuan yang paling jauh. Bila seseorang menggunakan shalawat ini untuk mencapai maksud tertentu, maka dia tidak akan kecewa. Cita-citanya tidak akan gagal dan doanya tidak akan ditolak. Bila seseorang membacanya, meski hanya sekali atau membawanya, Allah akan menganugerahkan ampunan-Nya kepada orang itu dan kepada orang yang pergi bersamanya.

Bila ajalnya tiba, empat orang malaikat rahmat akan hadir disampingnya. Malaikat pertama akan menjaganya dari setan. Malaikat kedua akan akan membimbingnya mengucapkan kalimat syahadat. Malaikat ketiga memuaskan dahaganya dengan secangkir air dari telaga Al-Kautsar. Malaikat keempat akan membawa bejana emas yang penuh dengan buah-buahan surga, memberinya kabar gembira tentang menghuni surga, dan berkata kepadanya : ”Berbahagialah wahai hamba Allah!” lalu ia akan melihat-Nya dan memandang-Nya dengan matanya, sebelum ruhnya terpisah. ”Ia akan memasuki kuburnya dengan rasa aman, senang, dan bahagia, dan ia tidak akan merasa kesepian dan kesempitan di dalamnya. Empat puluh pintu rahmat akan terbuka baginya dan darinya terpancar cahaya. Saat ia bangkit pada hari kebangkitan kelak, malaikat akan memberinya berita gembira dari sebelah kanannya, dan malaikat lainnya akan menenteramkan hatinya dari sebelah kirinya. Ia akan diberi dua pakaian yang indah, dan seekor kuda jinak akan dibawakan untuknya sebagai tunggangan. Tak ada kesedihan dan penyesalan baginya, dan ia akan menjalani perhitungan yang mudah. Saat ia melewati jembatan neraka, apinya akan berkata kepadanya : ”Cepatlah berlalu, wahai hamba Allah yang bebas! Aku dilarang untuk menyentuhmu".

Ia akan memasuki surga Firdaus bersama nenek moyang mereka yang saleh, dan di dalam surga ia akan diberi empat puluh kubah dari perak. Setiap kubah akan berisi sebuah istana dari emas, dan di setiap istana ada seratus ruangan dari cahaya. Di setiap ruangan terdapat dipan tinggi yang terbuat dari kain sutera, dan di atas dipan sutera itu ada bidadari dengan mata yang indah. Tubuhnya terbuat dari wewangian yang amat harum, seolah ia bulan di saat malam purnama. Lalu ia akan diberi sesuatu yang tidak pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar telinga, dan tidak pernah terbersit dalam hati manusia.

Menurut khabar, di malam saat Nabi Saw. di mi’rajkan ke hadirat Allah Swt., Allah Swt. berfirman : ”Milik siapakah bumi itu, wahai Muhammad?” Beliau menjawab : "Milik-Mu, wahai Tuhanku.” Lalu Dia Swt. bertanya lagi : ”Milik siapakah langit itu, wahai Muhammad?” Beliau menjawab lagi : Milik-Mu, wahai Tuhanku.” Lalu Dia Swt. bertanya lagi : ”Milik siapakah hijab ini, wahai Muhammad?” Beliau menjawab lagi : "Milik-Mu, wahai Tuhanku.” Lalu Dia Swt. bertanya lagi : ”Milik siapakah tahta (Kursi) itu, wahai Muhammad?” Beliau menjawab lagi : Milik-Mu, wahai Tuhanku.” Lalu Dia Swt. bertanya lagi : ”Milik siapakah dirimu, wahai Muhammad?” Sampai disini, Nabi Saw. jatuh tersungkur dalam sujud, dan rasa malu menghalanginya untuk mengucapkan sesuatu. Allah Swt. lalu berfirman : ”Engkau adalah milik orang yang bershalawat kepadamu, dan yang melakukannya dengan penuh penghormatan dan pengagungan.”

Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Ra. lalu berkata :”Shalawat ini adalah shalawat yang sesuai dengan hadits Nabi tadi. Ia adalah pembuka tujuh puluh pintu rahmat, dan ia mewujudkan keajaiban jalan menuju ke surga Firdaus. Ia lebih utama daripada seseorang yang membebaskan seribu jiwa, dan menyembelih seribu hewan kurban, dan bersedekah sebanyak seribu dinar, dan berpuasa selama seribu bulan. Ia mengandung rahasia tersembunyi, dan merupakan jalan untuk mempermudah melaksanakan kewajiban, memperbaiki akhlak, memenuhi kebutuhan, menaikkan derajat, menghapuskan dosa, diampuninya kesalahan, dan kerendahan diubah menjadi kehormatan.”

Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani Ra. juga berkata :”Shalawat ini tidak diberikan kecuali kepada orang yang benar-benar saleh, karena shalawat ini memiliki sifat yang sempurna, didukung dengan keutamaan yang banyak. Bila persoalan tertentu menimpa seseorang, setiap shalawat darinya akan akan menjadi jalan atau wasilah baginya kepada Rasulullah Saw., dan setiap ayat Al-Qur’an yang terkandung padanya akan menjadi syafaat baginya di hadirat Allah Swt. Ini adalah shalawat orang-orang yang menegakkan shalat lima waktu, bacaan Qur'ani bagi mereka yang melakukan zikir, peringatan bagi mereka yang mau mendengarkan nasihat, dan sebagai jalan bagi mereka yang mencari jalan. Ia adalah shalawat dari Al-Qur'an Suci, dan aku menamainya ”BASYA'IRUL KHOIROT”.

Wallahu a'lam.

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Surah Yasin

tafsir surat yasin
Surah Yasin
SURAH YASIN

Menghadirkan Nilai-Nilai al-Qur'an dalam Kehidupan

Penulis : KH. Abd Basith AS
Penerbit : Muara Progresif Surabaya
Ukuran : 14,5 x 21 cm, xii + 53 hlm.
ISBN : 978-602-17206-5-3
Cetakan I, Juni 2013

DESKRIPSI

Membaca surah Yasin, atau dan surah-surah lain secara istiqamah, tentu sangat baik dan harus ditradisikan. Namun kita tidak bisa berhenti sebatas itu. Kita perlu mengembangkan tradisi itu dengan menjadikan nilai-nilai yang dikandungnya menjadi unsur untuk diinternalisasi dan ditransformasi ke dalam kehidupan kita.

Bacaan al-Qur'an, khususnya surah Yasin, harus memberikan efek positif terhadap kecerdasan spiritual, syukur-syukur juga kecerdasan intelektual, bagi yang membaca dan bagi yang mendengarnya, sehingga keduanya mengalami perkembangan dan penguatan yang berpengaruh konkret terhadap kehidupan kita.

"Buku ini bukan hanya "sebaiknya", tapi "harus" dibaca oleh siapapun yang merasa dirinya sebagai manusia yang tidak pernah sempurna"

Prof. Dr. H. Abd A'la, MA
(Rektor IAIN Sunan Ampel Surabaya)

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Misteri Kun

syajaratul kaun ibnu arabi
Misteri Kun
MISTERI KUN

Doktrin Tentang Person Muhammad Saw.

Karya Agung Syekh Muhyiddin Ibnu 'Arabi
Judul Asli : Syajaratul-Kaun
Penerjemah : Wasmukan
Penerbit : Risalah Gusti Surabaya
Ukuran : 11,5 x 17,5 cm, xiii + 131 hlm. Hard Cover
ISBN : 979-556-023-9
Cetakan II, Mei 2001 (Edisi Revisi)

Misteri Kun

"Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya tegak dan cabangnya (menjulang ke langit)." (Q.S. Ibrahim: 24).

Ibnu 'Arabi - Sang Maestro dari Andalusia - terkenal dengan doktrin Wahdat al-Wujud. Biasa dipanggil: Muhyiddin ("Penghidup Agama") Ibnu 'Arabi. Dianggap filsuf atau tokoh Sufi paling dibicarakan sepanjang sejarah. Karenanya, mendapat julukan asy-Syaikh al-Akbar ("Mahaguru").

Misteri Kun (Syajaratul-Kaun), buku kecil di tangan pembaca ini, adalah doktrinnya tentang pribadi manusia pilihan, Nabi Muhammad Saw. Dalam hubungannya dengan Allah, manusia dan alam secara keseluruhan. Disimbolkannya semua itu dengan "pohon" yang muncul dari sebutir benih Kun. Suatu penuturan simbolik yang acapkali ditemukan dalam karya-karyanya.

Selamat Membaca!

--------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Nasihat Bagi Jiwa Yang Mencari

imam al harits al muhasibi
Nasihat Bagi Jiwa Yang Mencari
NASIHAT BAGI JIWA YANG MENCARI

Diterjemahkan dari kitab Mu'atabat an-Nafs Li al-Muhasibi

Penulis : Imam al-Harits al-Muhasibi
Penerjemah : Muzammal Noer, S.Ag.
Penerbit : Risalah Gusti Surabaya
Ukuran : 11,5 x 17,5 cm, xxi + 112 hlm.
ISBN : 979-556-153-7
Cetakan Pertama, September 2004

DESKRIPSI

Celaka engkau wahai jiwa! Ke manakah bacaan al-Qur'an yang selalu engkau lakukan? Ke manakah pelajaran atsar-atsar dari Nabi? Di manakah rasa syukur kepada-Nya yang tidak engkau kenal dari-Nya selain kebaikan?

Engkau malah lebih suka dengan derajat (ahwal) bersama-sama orang yang tidak memiliki kearifan, dan berada pada maqam (manazil) orang-orang yang lalai (ghafilin) dan amalan-amalan fasik!

---------------------

Imam Abu Abdullah al-Harits al-Muhasibi (w. 243H) adalah syeikh dari al-Junaid al-Baghdadi, dikenal dengan nama al-Muhasibi karena seringnya dalam melakukan introspeksi diri, seorang imam dan menurut al-Ghazali termasuk pelopor pada bidang kajian tentang "aib-aib dalam jiwa"

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Surga Atau Neraka

imam al muhasibi
Surga atau Neraka
SURGA ATAU NERAKA

Akan ke Mana Kita Berlabuh?

Judul Asli : At Tawahhum
Penulis : Imam al-Harits al-Muhasibi
Penerjemah : Muhammad Zaenal Arifin
Editor : Owen Putra
Penerbit : KHATULISTIWA Press
Ukuran : 13 x 19 cm, vi + 162 hal.
ISBN : 978-02-1135-08-2
Cetakan I, November 2015

DESKRIPSI

Pernahkah Anda membayangkan hidup di dalam surga? Ataukah berpikir bernasib nahas sehingga harus meringkuk di dalam kengerian neraka?

Jika Anda belum pernah membayangkannya apalagi merasakannya, maka buku yang di tangan Anda saat ini sangat pas untuk dibaca. Kenapa? Sebab buku ini mengajak Anda menyelami sejengkal demi sejengkal keindahan yang terhampar di alam surga, begitu pula dengan kengerian-kengerian yang bertebaran di neraka.

Melalui buku ini, Anda tidak hanya sekedar melihat keindahan surga, namun akan diajak larut menikmatinya. Anda juga akan merasa betapa begitu dihormati ketika berada di dalam surga. Sampai-sampai seorang malaikat saja harus minta izin jika ingin bertemu dengan Anda. Akan tetapi, diwaktu yang sama pembaca juga bisa merasakan betapa mengerikan menjadi penghuni neraka yang sarat dengan siksaan.

Di manakah nasib kita kelak? Introspeksilah diri saat ini tentu sangat menentukan, sebab surga hanya akan dihuni oleh orang-orang saleh, kaya amalan, dan senantiasa taat kepada-Nya, sementara selainnya akan mendiami neraka-Nya.

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Bolehkah Kita Merayakan Maulid Nabi?

hukum perayaan maulid nabi, sayyid muhammad al maliki
Bolehkah kita merayakan
Maulid Nabi
BOLEHKAH KITA MERAYAKAN MAULID NABI

Haulal Ihtifal bi Dzikra al Maulid an Nabawi asy Syarif

Penulis : Prof. Dr. Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki al-Hasani
Penerjemah : Ust. Masyhuda al Mawwaz
Penerbit : As Sofwah Surabaya
Ukuran : 14 x 21 cm, viii + 164 hal.
ISBN : 978-602-14717-5-3
Cetakan I, November 2015 M/ Muharram 1437 H

Muqaddimah

Pembahasan mengenai hukum perayaan Maulid Nabi telah banyak dilakukan. Sebenarnya sedikitpun aku tidak ingin menulis tentang topik ini, karena hal yang menyibukkan fikiranku dan fikiran orang-orang yang berakal pada masa ini lebih penting daripada masalah yang kurang penting ini, yang hanya menjadi sebuah topik tahunan yang dibaca pada setiap musim dan disebarkan setiap tahun sehingga publik menjadi bosan mendengarkannya. Akan tetapi ketika banyak saudara yang ingin mengetahui pendapatku terkhusus masalah ini dan karena khawatir hal itu termasuk menyembunyikan ilmu, maka akupun maju untuk ikut serta menulis mengenai topik ini.

Demikianlah hal yang mendorong kami untuk membahas dan menulis seputar masalah ini. Jika tidak demikian halnya, maka sungguh manhaj (metode) kami, Alhamdulillah, adalah mengarahkan ummat kepada kebajikan, menyuruh mereka berbuat baik dan melarang mereka dari kemungkaran. Kajian-kajian, ceramah-ceramah dan diskusi-diskusi kami dalam majlis umum dan khusus, di dalam dan luar negeri menjadi bukti manhaj yang kami maksudkan, dan kiranya semua itu adalah atas anugerah Allah Ta'ala. Dan aku menyampaikan hal ini semata karena tahadduts binni'mah (menceritakan nikmat Allah Ta'ala) seraya berlepas diri dari upaya dan kekuatanku serta memohon perlindungan Allah Ta'ala dari ujub dan kesombongan yang tercela.

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih

Basya'irul Khoirot

syekh abdul qodir al jailani ra.
30 Sholawat
Basya'irul Khoirot
BASYA'IRUL KHOIROT

30 Sholawat yang diilhamkan oleh Allah kepada Syekh Abdul Qodir al-Jailani

Penerbit : Pustaka Zawiyah
Ukuran : 12 x 18,5 cm, 32 hal.

DESKRIPSI

Syekh Abdul Qodir al-Jailani berkata kepada beberapa teman dekatnya, "Ambillah sholawat ini. Sesungguhnya aku mendapatkannya dengan ilham dari Allah Ta'ala, dan aku telah menunjukkannya kepada Nabi shollallahu 'alaihi wasallam, ketika aku akan bertanya tentang keutamaannya, beliau lebih dahulu memberitahuku bahwa sholawat ini memiliki keutamaan sangat banyak, tidak bisa dihitung . . .

Selamat Membaca!

-------
Info hubungi:
085742628035
Tlp/SMS/WA

Terima Kasih